Isi Kepala

Akhir-akhir ini saya jarang menulis di buku harian. Ini pertanda buruk. Saya lupa mengumpat, mengutuki orang-orang yang saya benci atau memuji orang-orang yang saya kasihi. Menghabiskan waktu-waktu dalam kamar, sejarah hanya bantal, selimut dan boneka anjing yang mulai kucel.

Ada cara lain, tidak harus menulis untuk meng anjing-anjingkan kenyataan: minum anggur atau alkohol kelas murahan bisa menjadi cara yang menyehatkan. Asal tidak merusak hidup orang lain, semuanya sah-sah saja. Dosa ada jika, dan hanya jika, hak dan kenyamaan hidup orang lain saya lumat tanpa rasa, seperti nguntal pil.

Saya punya banyak keinginan. Tapi saya tak tahu pasti satu pun di antara yang banyak itu. Hanya berjalan di tengah keramaian dan sesekali berhenti untuk bertanya pada seorang bocah kecil di pinggir jalan: “ Untuk menuju A saya harus ke kanan atau ke kiri?” Oya saya tidak tahu kanan-kiri. Bocah kecil itu menginggatkan pada saya bahwa untuk menghafal jadwal kuliah saja saya terbata-bata, apalagi untuk tahu jalan menuju A.

Kepala saya adalah makam tempat dendam-dendam terawat dengan baik. Saya menghafal dengan baik setiap nama-nama mereka pada nisan-nisan itu. Suatu saat saya akan membunuh mereka satu persatu, mereka tentu hanya ada dalam kepala saya. Mereka tidak akan pernah mati, kecuali saya mati dan nama saya akan diingat di kepala mereka sebagai pecundang kelas kakap, mahasiswa penjilat, pemuda plin-plan, pembohong yang banyak bicara. Kepala-kepala mereka mengingat saya dengan caranya sendiri. Saya juga mengingat mereka dengan cara saya sendiri.

Hanya kematian yang paling berkuasa atas isi kepala. Seorang mungkin akan memesannya dalam waktu dekat……..atau…..

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s