8 Jalan Mencapai Kebahagiaan Kudus menurut Allen Ginsberg

allen ginsberg naked.jpg

Hidup digelar dua babak. Keduanya tak berhubungan. Siapa membuka babak pertama: seorang berwajah ceria, mudah bergaul dan jauh dari pertanyaan-pertanyaan yang kerapkali tak penting. Misinya tinggal merasai sesuatu yang berubah: sambil mengingat adegan-adegan di babak pertama. “Semuanya menjadi sepela saja”, Kata siapa, musti mengenal orang lain lewat cara baru. Kejadian-kejadian dirangkai narasi epik, pokoknya semua harus sepele dan biasa saja. Tidak bisa, cara baru mesti heroik, dan untuk apa semua yang sepele saja ini masih dijalani. Sejak merasai bahagia jingkat-jingkat bersama, sambil menoleh ke botol-botol yang tak boleh kosong, sampai sloki tak terhitung, masih saja ada yang bilang ini sepele saja. Continue reading

Advertisements